Langsung ke konten utama

Postingan

manusia bingung

manusia satu ini, sedang dalam masa kritis dalam hidupnya. disetir oleh rasa nyaman tak ke mana. lalu, suatu waktu, ia menuliskan harapan dan juga pertanyaan. kemarahan juga kekecewaan tak luput ia tuliskan. begini ya Allah, apakah aku mampu menyelesaikan apa yang telah aku mulai? mengapa sulit sekali melawan diri sendiri? orang-orang bilang, "jangan terlalu keras dengan diri sendiri". tapi aku butuh keras terhadap diriku agar aku mampu berjalan bersama orang-orang yang ingin mengejar mimpinya.  ya Allah, pantaskah aku atas keberhasilan itu? bantu aku menemukan semangatku. pertemukan aku dengan hal-hal yang memacu semangat positif ku.  ya Allah, akankah aku sanggup menelan kekecewaan orang tua ku terhadap diriku yang ternyata tak sehebat yang mereka bayangkan?  ya Allah, kenapa harus aku yang menjadi manusia tidak mempunyai ambisi untuk berjuang? kenapa harus aku yang lahir dalam keluarga yang tidak mempunyai semangat berjuang? ya Allah, mengapa aku tak sehebat orang lain...

Kehilangan

Pagi itu saya diberitahu salah seorang teman kuliah saya bahwa kelas kami mengalami penurunan jumlah mahasiswa. Kelas kami kehilangan salah satu anggotanya. Bukan. Bukan meninggal. Ia pergi, namun bukan meninggal. Ia tak akan kembali, karena ia mengundurkan diri. Saya sebagai bagian dari salah satu anggota kelas turut berempati. Mungkin, pikir saya ia memilih mengundurkan diri karena telah kehilangan semangat. Ia telah kehilangan seseorang yang orang lain bilang itu adalah cinta pertama anak perempuan. Saya mengerti, bagaimana rasanya kehilangan seseorang yag sangat dicintai. Saya tidak memilih untuk menghakimi. Seperti biasa, saya diam. Diam dengan isi kepala yang mendesak untuk dikeluarkan, yang akhirnya lahirlah tulisan ini, tulisan yang sedang kalian baca. Sehari setelah kepergian ayahandanya, kelas kami mengulurkan bantuan yang memang kami peruntukan bagi anggota kelas kami yang sedang mengalami musibah. Ia tak mau menerimanya, kekeh dengan pendiriannya tak mau merepotkan kelas. P...

Hehehe

Kamu yang buat aku percaya bahwa semua akan ada waktunya. Nggak perlu terburu-buru. But, why? Are you missed it? You get me out than your life I love you without 'but' I am so sorry for raving mad  Losing you make me act like this fool, lmao

Untitled

Iya, ini memang tidak berjudul  Terlalu banyak, "kenapa?" Kenapa kamu? Kenapa harus kamu? Kenapa bukan yang lain? Mungkin terdengar klise, tapi ini benar adanya. "Allah tahu kamu mampu. Ia tak 'kan menguji hambanya diluar kemampuannya", Jika lelah beristirahat. Jangan mundur apalagi berhenti. Apa yang sudah terlanjur terjadi maka wajib untuk diselesaikan. Dengan niat ataupun tanpa sengaja. 

THE JOGLO GARDEN | TEMPAT WISATA KELUARGA ASYIK DI BEKASI, JATISAMPURNA

THE JOGLO GARDEN | TEMPAT WISATA KELUARGA ASYIK DI BEKASI, JATISAMPURNA  Haii, ketemu lagi sama aku. Mwehehe. Kali ini, aku mau bahas tempat wisata baru di dekat rumah aku. Hmm, ga bisa dibilang deket juga sih, maksudnya yang masih bisa terjangkau dari rumahku ga sampai 2 jam-an, mungkin sekitar 1 - 1,5 jam.  Ya! Seperti judul yang udah kalian baca di awal, nama tempatnya The Joglo Garden. Aku baru tahu tempat ini setelah keluarga aku pas lebaran H+6 kemarin main ke sini. Ide awalnya dari kebingungan keluarga aku yang setiap kali lebaran bingung ga tahu mau liburan ke mana karena budget yang pas-pas-an.  Beruntung suami tanteku orang yang suka keliling-keliling a.k.a jarang di rumah, jadi seengaknya tahu tempat-tempat oke buat dikunjungi wkwk. Oke, jadi The Joglo Garden ini tempatnya agak masuk yaa ke gang gitu, tapi jangan khawatir karena ditiap belokan itu ada petunjuk harus belok ke mana. Jadi dijamin ga akan nyasar (*kalau bisa baca maps, wkwk). Aku ga sempat jepret-j...

BALADA RESIGN; RESIGN SEGAN TAK RESIGN BEBAN

Apa gue resign aja ya?  Sebenarnya enak ya, kalau tanggal gajian tiba. Tiba-tiba notifikasi dari m-Banking, "Kredit IDR5,000,000,000.00 #Rek XXXXXXXXX # tgl 25 SEPT" eaa, langsung segar ya. Tapi segarnya cuma sementara, karena cicilan dimana-mana ahahaha. Tapi balik lagi, gajian itu cuma selingan dari ruwetnya kerja. Gajian lah yang membuat kita bertahan untuk tetap waras dengan kerjaan, teman kantor, atasan, and everything all around us . Percaya ga percaya, realita dunia kerja kalau kata anak zaman sekarang 'toxic'. Ya, memang se-toxic itu. Tapi bukan berarti enggak ada kantor yang enggak toxic, ada kok, cuma belum nemu aja.  Kadang kalau lagi bengong, suka tiba-tiba kepikiran, "apa gue resign aja ya? capek banget gue mbatin mulu" atau, "kayaknya gue udah ga nemu sesuatu yang bisa bikin gue berkembang lagi deh di sini", dsb. Pernah? Nah, masih aman kalau pikiran-pikiran itu cuma sekadar lewat. Kalau benar sampai direalisasikan berarti sudah urgen...

SALAH PLANET

 Aku. Aku tak tahu, bagaimana seharusnya menjadi manusia. Mungkin aku salah lalu aku kalah. Rumit sekali Tuhan. Harus ini Itu Begini Dan begitu. Aku tak tahu, bagaimana seharusnya menjadi manusia. Mungkinkah Kau salah menempatkanku Tuhan? Mungkin bukan ini tempat untukku. Mungkin bukan itu yang seharusnya ada di sekitarku. Mungkin. Ya. Mungkin.   ✍🏻 O2R ditulis di Bumi

CONTOH SURAT KUASA

 Hai! Lagi mau bikin surat kuasa tapi bingung mau nulisnya gimana? Isinya apa aja? Yuk coba liat contoh yang aku buat untuk referensinya. Bisa digunakan untuk keperluan-keperluan yang memang memerlukannya. Check this out! Arsip Pribadi Nah, kira-kira seperti di atas itu contoh yang bisa aku berikan gengsss. Itu aku pakai format surat kuasa untuk validasi BPHTB jual beli btw. Formatnya bisa kalian ubah sesuai dengan kebutuhan kalian. Format penulisannya aku pakai; Kertas ukuran A4 Font Arial Narrow Size Font Title 14 Size Font 12 Spasi Multiple; After 8 pt; At 1,8 Anw, dilampirkan juga yaa gengsss identitas pemberi dan penerima kuasanya, seperti foto-kopi KTP misalnya. Ata kalau mepet enggak bawa pakai SIM juga enggak apa-apa yang penting ada identitas. Tapi lebih baik sih pakai KTP karena ada nomor NIKnya. Thx! Silakan di share jika bermanfaat.

Mistis

Foto: Pinterest   Sudah hidup 20 tahun, baru kali ini "ketemu" hal-hal mistis. Pandangan selama ini hidup dalam keadaan fiksi, ternyata non fiksi. Walaupun saya memandang tidak nyata, tapi perasaannya yaa tetap nyata. Sedih, bahagia, kecewa, gaga, perasaan itu tetap nyata. Namun mungkin cara pandang saya yang ternyata baru saya sadari akalu saya hidup dalam bayang-bayang (?). Entahlah. Saya tidak mengerti juga jika ditanya alasannya. Tapi, jika melihat kebelakang kejadian kemarin, rasanya memang benar seperti, "Ah! Ya, ternyata ini beneran dunia nyata". Saya ga tahu gimana jadinya kalau "hal-hal" itu harus berjalan berdampingan dengan kehidupan saya. Saya yang parnoan, penakut akan segala hal yang bahkan belum tentu akan kejadian, menjadi beban sekali. Dealing dengan perasaan dan pikiran saya bahwa semuanya akan baik-baik aja. It's hard. Too. Bahkan, ketika saya meyakinkan diri untuk menyalakan kompor yang harusnya saya putar sekali langsung nyala, ini...

Undangan

Foto: Pinterest https://pin.it/3xnV03u Aku ga ngerti. Ini terlalu rumit. Di mana letak salahnya? Apakah doaku? Apakah permintaanku terlalu sulit? Aku hanya ingin membersamaimu, berjalan bersamamu, seperti katamu waktu itu . Kamu yang terlalu terburu-buru atau aku yang terlalu jauh? Entah. Terasa melayang, lalu dihempaskan begitu keras hingga ke dasar. Menangis sudah kulakukan. Hampir hilang kewarasan. I can't believe it . Harapan, mimpi, cita-cita itu kina harus kulanjutkan sendirian. 'Tak apa. Aku masih sanggup. Jika pun langkahku terhenti, itu hanya sebentar. Kau tak usah khawatir, tak perlu berbalik. Lanjutkan langkah barumu, pun aku begitu. Walaupun kau juga tahu, berhenti sebentar itu akan menurunkan hujan deras membasahi pipi. Tapi sungguh, itu hanya fase dimana aku mulai bingung. Harus ke mana dan kepada siapa aku melabuhkan pelukku. Aku ingin mengucapkan terima kasih. Tapi untuk apa? Untuk siapa? Untukmu? Untuk cerita-cerita yang telah lalu? Untuk undangan yang sedang k...